BATTLE WITH INSECURITY

 


Insecurity istilah untuk menggambarkan perasaan tidak aman yang membuat seseorang merasa gelisah, takut, malu, hingga tidak percaya diri. 

Perasaan yang bergulat dibenak selama beberapa bulan ini. Agaknya penyesuaikan diri dengan situasi yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya tidak semudah yang dikira. Ulasan pengamat ekonomi, ahli epidemiologi di TV dan postingan  di media sosial mengenai ketidakpastian perekonomian Indonesia sebagai imbas dari wabah Covid-19  banyak mempengaruh mental saya.
 
Dari ragu saat mengambil keputusan, hilangnya kepercayaan diri  lalu mulai membanding-bandingkan diri  dengan orang lain dan yang terakhir overthingking. Kira-kita itulah pertempuran yang berkecamuk di benak dan kepala saya selama beberapa bulan.

Wabah Covid-19 memang membuat  saya jarang keluar rumah jika tidak perlu ,mulai jarang bersosialisasi yang dulu kerap dilakukan. Meski komunikasi  dimudahkan melalui teknologi ternyata sejatinya sebagai  mahluk sosial manusia tetap butuh "perasaan intim" dengan manusia lainnya. 

Sekarang saya jauh lebih baik, lebih bersemangat , lebih positif terhadap diri saya. Tahu tidak ternyata melakukan hal-hal yang kita sukai  dapat mengatasi perasaan insecure. Sudah 2 minggu saya mulai berolahraga secara teratur dipagi hari dan menulis di blog pribadi. Kegiatan yang saya sukai namun  jarang saya lakukan.  Hal sederhana yang tidak saya sadari punya pengaruh kuat mengatasi perasaan insecure saya. Sekarang saya sudah mulai lagi  menyelesaikan hutang-hutang kursus online dan menyelesaikan target baru  untuk diselesaikan disisa tahun 2020. Agaknya otak kreatif saya mulai bekerja kembali.


Dari beberapa sumber,  saya kumpulkan  cara-cara mengatasi perasaan insecure yang bisa dijalankan  :
1. Tuliskan kata kata positif dalam jurnal pribadi
2. Kelilingi diri kita dengan orang-orang yang suportif
3. Kurangi interaksi dengan media sosial
4. Lupakan masa lalu
5. Lakukan hal positif
6. Konsultasikan dengan seseorang
7. Temukan kelebihan-kelebihan diri

Jadi benar bahwa kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Ada baiknya tidak dianggap enteng karena sangat berpengaruh pada kehidupan seseorang.(SWA)









Komentar

Postingan Populer