READY TO COME BACK

Setelah beberapa bulan mereview perjalanan yang sudah ditempuh, dari pengalaman turun naik kehidupan, menghadapi ketakutan, kekhawatiran, mengenal diri sendiri dan belajar kembali mengelola hati, pikiran dalam menyikapi banyak hal diperjalanan tahun 2020, saat ini tiba waktu kembali mengisi sisa tahun 2020.
Kembali untuk "mengisi", dengan arti sesungguhnya. Mengisi hidup bukan dengan sekedar menyibukkan diri tanpa makna. Namun mengisi hidup yang diujung akhir dapat saya pertanggung jawabkan dengan baik dihadapan Tuhan. Yang jika kelak ditanya Tuhan, apa yang saya sudah dilakukan di dunia adalah sesuatu yang diberkahi-Nya dan sesuatu yang sungguh dinikmati oleh saya dari hari ke hari.
Sebagai seseorang dengan pemahaman agama masih kurang, dengan kelakuan sehari hari yang jauh dari hamba Tuhan yang baik. Sampai saat ini masih terus belajar mempelajari agama yang saya anut sejak kecil. Memulai kembali mengenal Tuhan, berkomunikasi dengan Tuhan, mempelajari ritual ibadah yang dulu saya jalankan hanya berdasarkan halafan dan rutinitas tanpa makna. Yang pada akhirnya berpengaruh pada pelajaran mengelola hati, pikiran serta cara merespon segala sesuatu saat berhadapan dengan orang lain dan saat mengisi kehidupan. Hal yang beberapa bulan saya pelajari lagi dari awal dan terus belajar.
Ajaibnya disaat yang bersamaan justru muncul kekuatan besar dalam diri yang meyakinkan bahwa saya sudah siap untuk kembali. Kembali dalam arti utuh, utuh sebagai hamba Tuhan yang sudah dianugerahi kehidupan yang harus diisi dengan benar. Yuppp....Power of why sungguh benar adanya. Why/kenapa itu yang memberi kekuatan besar.

Tiap orang sebenarnya selalu mempunyai alasan mengapa seseorang melakukan sesuatu. Namun kebanyakan orang termasuk saya hanya melakukan segala sesuatu secara tidak sengaja, mengalir begitu saja dalam menjalani hari ke hari. "Hidup sebagaimana adanya". Padahal "Pemenuhan/Fulfillment" datang ketika seseorang menjalani hidup dengan sengaja. Itu sebabnya seseorang harus mencari "why/kenapa" dalam diri masing-masing. Karena ini yang mampu menyelaraskan keyakinan dengan setiap tindakan yang akan diambil untuk menemukan kepuasan ditiap tindakan yang dilakukan seseorang. ( 1 )
Now, I'm ready. (﷽).. ( SWA )
Source: The Power of why ( Simon Sinek )

Komentar
Posting Komentar