BETTER PERSPECTIVE

Kemarin tepat tanggal 10-10-2020, saya menonaktifkan akun pribadi instagram. Sebelumnya 2 tahun lalu ditanggal 11-11-2018, saya telah menonaktifkan akun pribadi facebook.
Harus diakui media sosial saya digunakan untuk aktualisasi diri lebih tepatnya pamer dengan imbalan ingin disukai atau dikomen dari pengikut saya. Dengan membagi kejadian penting bahkan kadang hal tidak penting, photo diri atau tempat-tempat yang pernah saya kunjungi kepada khalayak ramai, saya berharap pengikut saya mengenal sekelumit kehidupan saya, lalu imbalannya menyukai postingan tersebut. Ada kesenangan tersendiri ketika postingan saya disukai.
IF YOU ARE ALWAYS TRYING TO BE NORMAL, YOU WILL NEVER KNOW HOW AMAZING YOU CAN BE
( Maria Angelou )
Semenjak saya menghabiskan waktu berada di rumah dan bekerja dari rumah, saya jarang membagi sekelumit kehidupan saya. Mungkin karena kehidupan yang saya jalani saat ini berbeda dengan sebelumnya. Ya...kehidupan dimasa pandemi Covid-19, memaksa saya mengubah banyak hal, mengubah prioritas hidup, cara menjalani hidup dan bagaimana bertahan melewati pandemi yang entah kapan akan berakhir.
Salah satu hikmah terbesar yang saya rasakan adalah kesadaran diri akan hal yang bersifat fundamental. Dengan mulai mengenal dan mencintai diri sendiri. Membangun kepercayaan diri dari mengenal dan mencintai diri sendiri beserta segala keunikan yang dipunyai, tanpa takut dengan pandangan orang lain atau keinginan disukai bahkan kebutuhan akan perhatian dari orang lain hanya untuk mencari kebahagian semu. Kebahagian yang bersifat artificial dan bukan kebahagian yang jujur.

Belakangan ini saya kurang berminat membagikan momen dalam kehidupan saya di Instagram, beberapa kali hanya berupa photo makanan yang saya buat atau hal sederhana yang ingin saya bagi ke publik. Instagram dibuka hanya untuk melihat akun yang saya sukai yaitu bayi lucu bernama Kianoo Tiger Wong, anak salah satu selebritis Indonesia. Saya menyukai polah lucu bayi Kianoo dan tiap kali mampir ke Instagram hanya untuk melihat update postingan lucu Kianoo. Selebihnya hanya sambil lalu geser ke atas atau ke bawah untuk melihat postingan terbaru dari beberapa akun pengikut atau yang saya ikuti.
Entahlah instagram tidak lagi menyenangkan bagi saya. Saya tidak lagi menemukan alasan mengapa saya harus punya akun pribadi disana. Mungkin bertambahnya usia, saya sudah tidak lagi mempedulikan komentar atau perhatian orang lain terhadap kehidupan saya. Ini bukan berarti saya menutup diri atau a-sosial, namun saya ingin menjadi diri sendiri yang utuh dan jujur di dunia nyata bukan di dunia maya.
Bagi saya media sosial yang saya ikuti harus media yang menambah pengetahuan saya, oleh sebab itu saya masih mempertahankan twitter, quora dan blog pribadi. Di media sosial ini saya menambah ilmu dan memperkaya pemahaman dalam memandang berbagai hal disekitar saya serta melatih saya untuk menuliskan pemikiran saya. Saya sendiri mengikuti berbagai akun dalam negeri maupun luar negeri dengan berbagai latar belakang keilmuannya tanpa harus terbawa polarisasi pada satu pemahaman tertentu.
Bagi saya tidak masalah berapa banyak pengikut akun tersebut, jika twitnya bermanfaat dan memperkaya pemahaman, akan saya ikuti. Saya suka membaca pemikiran banyak orang dari berbagai sudut pandang. Dari sanalah saya menemukan benang merah dalam menyikapi banyak hal dalam kehidupan atau hal yang terjadi disekitar saya.
THE MOST POWERFUL PERSON IN THE WORLD IS STORY TELLER. THE STORY TELLER SET THE VISION,THE VALUE AND AGENDA OF A ENTIRE GENERATION THAT IS TO COME ( Steve Jobs )
Well meski demikian media sosial masih merupakan sarana yang paling tepat dan unggul untuk mempromosikan dan memasarkan produk, jadi kelak sayapun akan menggunakan Instagram atau Facebook. Tepatnya membuka akun bisnis di dua media sosial tersebut. Kelak saya ingin menjual produk yang punya dasar yang kuat dan sustain yang membawa manfaat dan kebahagian bagi pembelinya. Produk yang akan terus berkembang karena berevolusi mengikuti perkembangan jaman. Saya yang akan menjadi story teller produk ini. Seperti janji yang saya tulis dipostingan terakhir Instagram, "I will deactivated my personal account today and will reform into a better one". إن شاء الله( SWA )

Komentar
Posting Komentar